JAKARTA — Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Maluku, Dr. H. Yamin, S.Ag., M.Pd.I., menerima Lencana Melati Gerakan Pramuka dalam rangkaian Malam Ulang Janji Gerakan Pramuka di Lapangan Utama Bumi Perkemahan dan Graha Wisata (Buperta) Cibubur, Jakarta, Kamis (14/8/2026) malam.
Penghargaan tersebut disematkan Ketua Kwartir Nasional (Kwarnas) Gerakan Pramuka, Komjen Pol. (Purn.) Drs. Budi Waseso, sebagai bentuk apresiasi atas pengabdian dan kontribusi Dr. H. Yamin dalam mendukung kemajuan Gerakan Pramuka. Ia juga tercatat sebagai anggota Majelis Pembimbing Daerah (Mabida) Kwarda Maluku.
Malam Ulang Janji berlangsung khidmat dan diikuti sekitar 1.500 Pramuka dewasa dari berbagai daerah di Indonesia. Momentum tersebut menjadi bagian penting dari rangkaian peringatan Hari Pramuka sekaligus penguatan kembali semangat pengabdian dan pembinaan generasi muda.
Usai menerima penghargaan, Dr. H. Yamin menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat Gerakan Pramuka di lingkungan pendidikan Kementerian Agama, khususnya madrasah dan pesantren di Provinsi Maluku.
Menurutnya, Pramuka memiliki peran strategis dalam membentuk karakter peserta didik melalui nilai disiplin, kepemimpinan, kemandirian, gotong royong, tanggung jawab, cinta tanah air, dan kepedulian sosial.
“Pramuka bukan sekadar kegiatan tambahan, tetapi menjadi bagian penting dalam membentuk generasi muda yang berkarakter, mandiri, tangguh, dan siap menghadapi tantangan zaman,” tegasnya.
Ia mendorong agar kegiatan kepramukaan di madrasah dan pesantren semakin aktif, terarah, dan berkelanjutan, antara lain melalui penguatan gugus depan, peningkatan kapasitas pembina, serta pengembangan kegiatan peserta didik.
Dr. H. Yamin juga menekankan pentingnya sinergi antara Kanwil Kemenag Maluku dengan Kwarda dan Kwarcab Gerakan Pramuka. Kolaborasi tersebut dinilai semakin penting mengingat karakter geografis Maluku sebagai wilayah kepulauan yang membutuhkan pola pembinaan generasi muda yang mampu menjangkau seluruh daerah.
“Penguatan Pramuka harus berjalan seiring dengan pendidikan keagamaan. Kita ingin peserta didik tidak hanya unggul secara akademik dan keagamaan, tetapi juga memiliki karakter, keterampilan sosial, jiwa kepemimpinan, dan kecakapan hidup,” ujarnya.
Sebagai anggota Mabida Kwarda Maluku, Dr. H. Yamin diharapkan dapat menjadi penghubung strategis dalam memperkuat kolaborasi Kementerian Agama dan Gerakan Pramuka dalam pembinaan generasi muda di Maluku.
Bagi keluarga besar Gerakan Pramuka Maluku, Lencana Melati tersebut menjadi kebanggaan sekaligus amanah untuk terus memperkuat pembinaan kepramukaan. Sinergi Kemenag, Kwarda, Kwarcab, madrasah, pesantren, dan para pembina Pramuka diharapkan mampu melahirkan generasi muda Maluku yang religius, berkarakter, mandiri, dan memiliki jiwa kepemimpinan.
Lencana Melati yang diterima di Buperta Cibubur pun tidak berhenti sebagai simbol penghargaan, tetapi menjadi momentum untuk memperkuat pengabdian dan menghadirkan kerja nyata bagi pembinaan generasi muda, dari madrasah dan pesantren hingga pelosok kepulauan Maluku. **
